Showing posts with label Anwar. Show all posts
ANWAR IBRAHIM THE NOSTRADAMUS OF MALAYSIA ?
Wednesday, September 03, 2008
Once Datuk Seri Anwar Ibrahim had said that Malaysia ia a unique country. It won’t need any earthquake nor tsunami. What is needed according to him is the will of the people to defy BN from getting 2/3 majority in this coming 2008 general election; the BN government will crumble.
At that moment, some of my intellectual friends thought it was a joke. A fat bloody jokes. Totally non rational, absurd and impossible.
See what happened? Out of 222, Pakatan Rakyat controls 82 seats in the legislature. This shook the ruling National Front (BN)'s grip on governance for the first time in 40 years.
In spite of personal problems he had gone through, Anwar had predicted that it won't be long before he is elected a lawmaker in a by-election. He won a landslide victory over Permatang Pauh seat with ample majority of 15,671 votes.
That was then. Now, he came up with a belief that he would have enough support to topple Prime Minister Abdullah Ahmad Badawi's government by September 16. According to his calculation, the move should be done before September 16. He said the date is significant as Malaysia celebrates “Malaysia Day”. Commemorating the establishment of the Malaysian federation in 1963 by joining the provinces of Malaya, Singapore, Sabah and Sarawak
He reported that Pakatan Rakyat needed just 30 members to gain a simple majority in parliament. "Many ruling party members of parliament know that the time for racial politics is over," said Anwar.He was confident that governing party members would defect to his side. However he wants the transition to be peaceful and democratic."
SABAH LAGI BAH
At that moment, some of my intellectual friends thought it was a joke. A fat bloody jokes. Totally non rational, absurd and impossible.
See what happened? Out of 222, Pakatan Rakyat controls 82 seats in the legislature. This shook the ruling National Front (BN)'s grip on governance for the first time in 40 years.
In spite of personal problems he had gone through, Anwar had predicted that it won't be long before he is elected a lawmaker in a by-election. He won a landslide victory over Permatang Pauh seat with ample majority of 15,671 votes.
That was then. Now, he came up with a belief that he would have enough support to topple Prime Minister Abdullah Ahmad Badawi's government by September 16. According to his calculation, the move should be done before September 16. He said the date is significant as Malaysia celebrates “Malaysia Day”. Commemorating the establishment of the Malaysian federation in 1963 by joining the provinces of Malaya, Singapore, Sabah and Sarawak
He reported that Pakatan Rakyat needed just 30 members to gain a simple majority in parliament. "Many ruling party members of parliament know that the time for racial politics is over," said Anwar.He was confident that governing party members would defect to his side. However he wants the transition to be peaceful and democratic."
SABAH LAGI BAH
The BN Leaders from Sabah so far had continuously denied such rumors. However some Political Academician still believed that a move by leaders from here would be imminent.
I for one, don’t simply buy the predicament. Knowing the sentimen of our leaders in Sabah, this so called Arrangements of Mercy mentioned by Datuk Seri Anwar earlier, uptill now, has not been fully blessed and endorsed by the people ,The Voters.
I for one, don’t simply buy the predicament. Knowing the sentimen of our leaders in Sabah, this so called Arrangements of Mercy mentioned by Datuk Seri Anwar earlier, uptill now, has not been fully blessed and endorsed by the people ,The Voters.
However I don’t underestimated the will of the people in Peninsular. Who knows most of the 30’s could possibly come from over there. In that land of the sunshine anything could happen
Somehow I wish my intellectual friends are beside me to response to my Q and A, whether Datuk Seri Anwar Ibrahim is qualified to be the Nostradamus of Malaysia ?
Somehow I wish my intellectual friends are beside me to response to my Q and A, whether Datuk Seri Anwar Ibrahim is qualified to be the Nostradamus of Malaysia ?
THE VOICE OF DEMOCRACY IN MALAYSIA
Tuesday, August 26, 2008Kepada mereka yang belum sempat membaca di surat khabar, di sini kita kongsikan bersama amanat Dato Seri Anwar Ibrahim yang di tujukan khas nya kepada warga Permatang Pauh dan Rakyat Malaysia am nya ;

"Tarikh 31 Ogos merupakan satu tarikh keramat bagi seluruh rakyat Malaysia. Ia menandakan kita merdeka dari penjajahan yang sudah sekian lama menzalimi serta menindas. Beberapa hari lagi maka genap 51 tahun kita merdeka, 51 tahun sudah negara tercinta ini bebas dari penjajahan yang menindas. Namun kita melihat selepas 51 tahun keadaan menjadi lebih buruk. Pengangguran bertambah berkali-kali ganda, inflasi berada di paras tertinggi dalam sejarah yang mengakibatkan kenaikan harga barang secara mendadak, manakala kerajaan tidak mampu untuk menurunkan harga minyak ke paras yang munasabah bagi mengurangkan beban rakyat.
Kerajaan Barisan Nasional yang diketuai UMNO sudah tempang dan gagal memenuhi hasrat rakyat yang inginkan perubahan demi kehidupan yang lebih baik, makmur, harmoni dan adil. Akan tetapi kita kesal demi menggelincirkan proses perubahan, Barisan Nasional sanggup untuk menggunakan politik fitnah dan adu domba.
Saya menyeru penduduk Permatang Pauh agar bersama-sama menolak segala penipuan dan kezaliman yang dilakukan oleh Umno dan Barisan Nasional. Mari kita kuatkan iltizam serta perkukuh tekad perjuangan di dalam kita melawan fitnah serta perancangan jahat Barisan Nasional yang diketuai UMNO.
Marilah kita merdeka dari politik fitnah dan adu domba ini. Teladan yang ditunjukkan oleh Nabi Muhammad S.A.W dan anbiya lainnya seharusnya dijadikan iktibar. Saya menyeru kepada mereka yang terbabit supaya jangan menghina Syariah demi kepentingan politik. Kemukakan bukti dan saksi di Mahkamah Syariah bukannya bersumpah demi memenuhi nafsu politik semata! 26 Ogos 2008, undilah saya demi untuk keluar dari kesengsaraan hidup, rasuah dan kerencatan ekonomi. Bersempena bulan Merdeka ini marilah kita bersama-sama di Permatang Pauh ini mendakap semangat merdeka yang sebenarnya. Kita sampaikan kepada rakyat sudah tiba masanya untuk merdeka dari kesengsaraan hidup, merdeka dari rasuah dan merdeka dari keadaan ekonomi yang lembap. Marilah kita Memerdekakan Rakyat! Demi Memerdekakan Negara! "
Kerajaan Barisan Nasional yang diketuai UMNO sudah tempang dan gagal memenuhi hasrat rakyat yang inginkan perubahan demi kehidupan yang lebih baik, makmur, harmoni dan adil. Akan tetapi kita kesal demi menggelincirkan proses perubahan, Barisan Nasional sanggup untuk menggunakan politik fitnah dan adu domba.
Saya menyeru penduduk Permatang Pauh agar bersama-sama menolak segala penipuan dan kezaliman yang dilakukan oleh Umno dan Barisan Nasional. Mari kita kuatkan iltizam serta perkukuh tekad perjuangan di dalam kita melawan fitnah serta perancangan jahat Barisan Nasional yang diketuai UMNO.
Marilah kita merdeka dari politik fitnah dan adu domba ini. Teladan yang ditunjukkan oleh Nabi Muhammad S.A.W dan anbiya lainnya seharusnya dijadikan iktibar. Saya menyeru kepada mereka yang terbabit supaya jangan menghina Syariah demi kepentingan politik. Kemukakan bukti dan saksi di Mahkamah Syariah bukannya bersumpah demi memenuhi nafsu politik semata! 26 Ogos 2008, undilah saya demi untuk keluar dari kesengsaraan hidup, rasuah dan kerencatan ekonomi. Bersempena bulan Merdeka ini marilah kita bersama-sama di Permatang Pauh ini mendakap semangat merdeka yang sebenarnya. Kita sampaikan kepada rakyat sudah tiba masanya untuk merdeka dari kesengsaraan hidup, merdeka dari rasuah dan merdeka dari keadaan ekonomi yang lembap. Marilah kita Memerdekakan Rakyat! Demi Memerdekakan Negara! "
ANWAR IBRAHIM
SABAH, MALAYSIAN BORNEO - THE LAND BELOW THE WIND
https://www.youtube.com/watch?v=FwwqqEiV0is
